قال
رسول الله صلى الله عليه وسلم أَكْثِرُوا مِنَ الصَّلَاةِ عَلَيَّ فِي
يَوْمِ الْجُمْعَةِ ولَيْلَةِ الْجُمْعَةِ فَمَنْ فَعَلَ ذَالِكَ كُنْتُ
لَهُ شَهِيْداً وَ شَفِيْعاً يَوْمَ الْقِيَامَةِ –البيهقي
Artinya: Rasulullah Shalallahu Alaihi
Wasallam bersabda
,”Banyaklah bershalawat kepadaku di hari Jumat dan
malam Jumat. Barang siapa melakukan hal itu, maka aku menjadi saksi dan
pemberi syafa’at baginya di hari kiamat (Al Baihaqi, dihasankan oleh As
Suyuthi).
Hadits di atas memotifasi agar umat Islam
memperbanyak membaca shalawat untuk Rasulullah Shallallahu Alaihi
Wasallam di malam dan hari Jumat. Abu Thalib Al Makki menyatakan bahwa
bisa disebut banyak, minimal shalawatnya dilakukan 300 kali (Faidh Al
Qadir, 2/111)
Al Munawi juga menjelaskan bahwa hari
Jumat memiliki banyak fadhilah di antara hari-hari yang lain baik di
dunia maupun akhirat. Di dunia hari Jumat merupakan hari raya sedangkan
hari Jumat di akhir merupakan manusia memasuki istana dan rumah-rumah
mereka di surga. Sehingga perlu mensyukurinya dengan banyak bershalawat.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
sendiri selain memberi syafaat juga menjadi saksi bagi pelakunya atas
amalan-amalan kebaikan yang dilakukan sehingga menyebabkan pelakunya
naik derajat lebih tinggi. Ingin mendapat syafa’at? Mari perbanyak
shalawat, khususnya di hari Jumat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar